Mahfud MD Ingatkan Soal Tanggung Jawab Moral untuk Jajaran PSSI

Terkini.id, Jakarta - Menko Polhukam yang juga menjadi Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan Malang, Mahfud MD, mengingatkan jajaran PSSI soal tanggung jawab moral.

Mahfud MD kembali mengingatkan hal itu untuk jajaran PSSI terkait Tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan hingga 134 orang.

"Ada juga kita perlukan tanggung jawab moral PSSI itu supaya, ya, seluruh stakeholdernya itu mengundurkan diri itu bukan ikut campur," ungkap Mahfud dalam rilis hasil survei LSI, Kamis 20 Oktober 2022 kemarin, dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id.

Memang kalau secara aturan, pemerintah tidak bisa memberikan tindakan kepada PSSI. Sebab, federasi itu posisinya berada di bawah naungan payung FIFA. Tapi Mahfud MD mengingatkan soal tanggung jawab moral.

Menurut Mahfud MD, mundurnya para jajaran PSSI tak dilarang dalam aturan. Hal ini menekankan terhadap kesadaran diri terhadap Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang.

Ia juga menilai bahwa mundurnya jajaran PSSI bisa melalui Kongres Luar Biasa. Mundur juga tidak melanggar aturan.

"Mundur gitu, mundur itu di mana-mana boleh tidak melanggar aturan. Itu nampaknya ya sedang dicerna dan mudah-mudahan bisa terjadi ke sana. Karena mundur itu dengan melalui dorongan diadakan munaslub. Kongres luar biasa atau mundur dulu agar ada munaslub kan gitu. Itu nanti kita lihat. Tetapi itu ya atau tidak itu terserah karena moral. Kita tidak ikut campur," terang Mahfud MD.

Seperti yang diketahui, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule telah menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Timur, terkait dengan Tragedi Kanjuruhan.

"Terima kasih hari ini saya telah menghadiri pemanggilan di Polda Jatim. Alhamdulillah selesai," terang Iwan Bule ketika dirinya selesai diperiksa, Kamis 20 Oktober 2022 kemarin.

Iwan Bule juga menyampaikan permohonan maaf karena dirinya tidak bisa memenuhi panggilan pertama.

"Mohon maaf kami pemanggilan pertama tidak bisa hadir karena ada kegiatan di Kuala Lumpur, ada rapat AFC dan FIFA," terang Iwan Bule.